Rabu, 17 Juli 2013

Istilah-istilah dalam musik / gitar

Pada kesempatan ini ane mau berbagi ilmu tentang istilah - istilah dalam dunia permusikan....
(genre, tanda notasi, dinamika, tempo, istilah dalam tabulatur gitar)
gak semua istilah sih....cuma sebagian aja..mungkin agan-agan masih ada yang belum tau...

ok langsung aja  :

A. ISTILAH-ISTILAH GENRE (ALIRAN) MUSIK

1) Soft (smooth) : musik yang lembut dan tenang.
2) Cool (Slow) : musik yang lambat, santai dan tenang.
3) Hot : musik yang enerjik dan cepat.
4) Hard : musik yang rumit.
5) Speed : musik yang bertempo sangat cepat.
6) Progressive : musik dinamis yang banyak meng-explore genre dan instrumen musik.
7) Alternative : musik yang berada di pertengahan pop dan rock.
8) Flamenco : lagu, tari, dan gaya permainan gitar orang andalusia spanyol.
9) Reggae : musik rakyat jamaica.
10) Bossanova : musik campuran ritme samba, eropa dan amerika dari debussy hingga jazz.
11) Arabian : musik berirama padang pasir (musik arab).
12) Chinese : musik orang cina.
13) Spanish : musik orang spanyol.
14) Samba : musik dan tarian dari brazil.
15) Gipsy : musik orang gipsy.
16) Javanese : musik jawa (indonesia).
17) Balinese : musik bali (indonesia).
18) British Pop (Britpop) : musik pop bergaya inggris.
19) Japanish Pop/Rock : musik pop/rock bergaya jepang.
20) Blues : induk dan dasar dari semua musik modern.
21) Soul : musik blues yang semangat.
22) R ‘N B : rhythm and blues (musik blues yang ritmis).
23) Pop : musik yang mudah dihafal, dimainkan, dan dicerna (catchy/easy listening).
24) Rock ‘n Roll : musik blues yang enerjik.
25) Funk : musik yang banyak memainkan variasi beat (groovy).
26) Punk : musik komunitas yang padat kritik sosialnya, berirama cepat dan keras.
27) Underground : musik komunitas yang tidak nampak di permukaan.
28) Rock / Metal : musik berirama keras yang banyak menggunakan efek distorsi.
29) Jazz : musik yang memiliki komposisi yang padat dan rumit.
30) Oriental : musik orang-orang timur.
31) Classic : induk dan dasar musik pop, bercirikan harmonis dan dinamis.
32) Country : musik ciri khas pedesaan di amerika (musik cowboy).
33) Bluegrass : musik country yang berirama cepat.
34) Folk : musik yang banyak menggunakan iringan gitar akustik.
35) Irish : musik ciri khas orang irlandia. (banyak memakai instrumen biola).
36) Dangdut : musik yang berirama melayu dan india.
37) Accapella : lagu tanpa iringan alat musik.
38) Disco, Techno, House : musik elektronik yang enerjik (musik dansa).
39) New Wave : musik yang banyak menggunakan synthesizer, berkembang tahun 80-an.
40) Fusion : musik jazz yang dipermudah.
41) Steady : musik berirama datar dan ceria.
42) Grunge : musik hasil perpaduan punk dan alternative.
43) Ballad : musik yang mengandung unsur cerita.
44) Orchestra : musik ensemble instrumen classic, banyak memakai biola, cello, dll …
45) Ska : musik hasil perpaduan reggae, pop, dan steady.
46) Swing : salah satu jenis musik jazz, memiliki progresi musik yang terus bergerak.
47) Ragtime : salah satu jenis musik jazz yang berirama ceria.
48) Bebop : salah satu jenis musik jazz yang bertempo cepat dan padat harmoninya.
49) Rap : musik yang bercirikan vocal seolah-olah sedang berbicara.
50) Seriousa : musik yang bercirikan vocal gaya musik klasik.
51) Art Pop/Rock : musik pop/rock yang banyak mengambil komposisi jazz yang dinamis.
52) Romantic Pop/Rock : music pop/rock berirama cool yang membawa pesan emosi yang kuat.

B. ISTILAH-ISTILAH TANDA NOTASI

1) Clef : tanda kunci pada notasi balok (partitur/garis paranada).
2) Intro : permulaan lagu/musik.
3) Interlude : selingan melodi atau improvisasi didalam lagu/musik.
4) Instrument : dimainkan dengan instrumen (alat) musik.
5) D.C (Da Capo) : tanda kembali lagi ke intro.
6) D.S (Dal Segno) : istilah kembali lagi ke tanda D.S
7) Fermata : berhenti dengan waktu yang tidak terikat oleh ketukan.
8) Tacet : tanda tidak dimainkan lagu/musik tetapi ketukan tetap dihitung.
9) Flam : tanda ornamen (hiasan) berupa not kecil di depan not lagu.
10) Repeat : pengulangan yang sama dengan bunyi birama sebelumnya.
11) Repeat and Fade : penutup lagu/musik yang terus dimainkan tanpa akhir yang terikat.
12) Coda : akhir lagu/musik.
13) Fine : akhir lagu sampai pada tulisan Fine.
14) D.C Al Fine : kembali ke awal dilanjutkan sampai tanda Fine.
15) D.C Al Coda : kembali ke awal dilanjutkan sampai tanda Coda.
16) D.S Al Fine : dari tanda D.S sampai Fine.
17) Count (C) : tanda di depan kunci yang menyatakan hitungan birama 4/4.

C. ISTILAH-ISTILAH DINAMIKA

1) QP (quasi piano) : sangat lembut sekali (hampir tak berbunyi).
2) PPP (pianisisimo) : sangat lembut.
3) PP (pianisisimo) : lembut sekali.
4) P (piano) : lembut.
5) M.P (mezzo piano) : agak lembut.
6) M.F (mezzo forte) : agak keras.
7) F.P (forte piano) : setengah lembut.
8) F (forte) : keras.
9) FF (fortessimo) : keras sekali.
10) FFF : sangat keras.
11) Aksentuasi : tanda aksen (penguatan).
12) Crescendo : makin lama makin keras.
13) Decrescendo : makin lama makin lembut.
14) Diminuendo : sama dengan decrescendo.
15) Stacato : dimainkan dengan terputus-putus.
16) Stacatissimo : dimainkan dengan sangat terputus-putus.
17) Legato : beberapa not yang berbeda disuarakan panjang (tidak terputus).
18) Ligatura : beberapa not yang sama disuarakan panjang (tidak terputus).
19) Ascending Slur : bunyi not tanpa terputus ke not yang lebih tinggi dalam satu ketuk.
20) Descending Slur : bunyi not tanpa terputus ke not yang lebih rendah dalam satu ketuk.
21) Stringendo : istilah peningkatan kecepatan.
22) Ravivando : kembali cepat setelah mengalami perlambatan tempo.
23) Syncoption : perubahan aksentuasi.
24) Tie : lengkung perpanjangan nada.
25) Tremolo : memainkan notasi secara berulang-ulang dalam tempo cepat.
26) Tremolando : mengandung aspek tremolo.
27) Vibration : getaran suara bergelombang.
28) Ritardando (Rit …) : semakin lama semakin lambat.
29) Rituneto (Riten) : dihambat dalam tempo yang sama.
30) Ritornello : pengulangan bagian dalam komposisi musik.
31) Ritornello Form : pengulangan sebagai kunci.
32) Riverso : cara bermain terbalik dari belakang ke depan.
33) Similar : dimainkan terus menerus dalam beat yang sama.
34) Break : istirahat, untuk tidak bermain.
35) Stark : untuk suara keras.
36) Alcuna Licenza : kebebasan untuk bermain.
37) Mars : Irama berbaris, sama seperti orang berjalan dalam satu barisan.

D. ISTILAH-ISTILAH TEMPO

1) Grave (very slow) : sangat lambat.
2) Largo : lebih cepat dari grave.
3) Lento : lebih cepat dari largo.
4) Adagio : lebih cepat dari lento.
5) Largheto : lebih cepat dari adagio.
6) Andante (slow) : lambat.
7) Andantino : lebih cepat dari andante.
8) Maestoso : hikmat dan agung.
9) Moderato (medium) : sedang.
10) Animato : riang gembira.
11) Allegretto : cepat sedang.
12) Allegro (fast) : cepat.
13) Presto : sangat cepat.
14) Prestissimo : sangat cepat sekali.
15) Vivace : sangat cepat sekali.
16) A. Tempo : kembali ke tempo semula.
17) Tempo Prima : tempo semula pada saat memulai lagu/musik.
18) Tempo Commondo : tempo bebas.
19) Rubato Tempo : kebebasan bermain tempo.

E. ISTILAH-ISTILAH MUSIK UMUM

1) Formula : nada-nada (not) pembentuk akord.
2) Voicing : pola-pola akord (Open Chord, Barre Chord, Moveable Chord).
3) Arpeggio : not-not akord / Formula Akord yang dimainkan satu per satu.
4) Triad : akord 3 nada (Akord Major, Minor, Diminished dan Augmented).
5) Akord Dominan : akord 4 nada (Akord 7, 9, 11, 13).
6) Power Chord : akord 2 nada (biasanya dimainkan dalam musik Rock).
7) Strum : tehnik jreng (kocokan) gitar.
8) Plucking : tehnik petikan gitar.
9) Inversi Akord : tehnik variasi pola Formula Akord pada Fretboard.
10) Disonansi Harmonik : memainkan akord atau nada-nada yang janggal.
11) Dischord : akord yang tidak harmonis.
12) Frase Akord : penyusunan akord-akord yang akan dimainkan.
13) Progresi Akord : perputaran akord dalam frase musikal.
14) Passing Chord : akord yang dimainkan sesaat sebelum akord utama.
15) Passing Note : not yang dimainkan sesaat sebelum not utama.
16) Akord Parsial : akord pendek (tidak semua Formula Akordnya dimainkan).
17) Akord Substitusi : akord pengganti yang lebih padat dan variatif bunyinya.
18) Groove : musik yang memiliki ritem dan beat yang menghentak.
19) Ensemble : paduan suara.
20) Aransemen : menyusun komposisi musik.
21) Genre : aliran-aliran musik.
22) Timing : tehnik memainkan nada pada hitungan beat (ketukan).
23) Melodious : musik yang banyak menonjolkan unsur melodi.
24) Ritmik : musik yang banyak menonjolkan unsur ritem (irama).
25) Dinamis : musik yang banyak variasi ritem, melodi, birama dan tempo.
26) Jam : improvisasi spontan.
27) Comping : memainkan akord latar dengan gitar.
28) Lead (solo) : bermain menonjol untuk memimpin komposisi musik.
29) Fingerstyle : gaya permainan gitar dengan menggunakan petikan jari.
30) Fingerboard : fret-fret pada gitar.
31) Picking : tehnik memetik gitar dengan pick (klaper).
32) Metronome : alat elektronik untuk memandu tempo dan birama.
33) Session : berkumpulnya musisi untuk bermain improvisasi (jam session).
34) Sound : karakter suara yang dikeluarkan oleh instrumen musik atau vocal.
35) Loud : volume musik yang keras.
36) Boomy : musik yang memiliki sound bass yang menghentak.
37) Warm : sound tanpa treble pada amplifier.
38) Tube : sound yang terdengar seperti di dalam tabung.
39) Volume : tingkat (level) keras tidaknya suara yang dibunyikan.
40) Amplifier : alat elektronik yang dapat menghasilkan sound (suara).
41) Mood : suasana hati saat bermain musik.
42) Head (Riff) : bagian utama lagu/musik.
43) Lick : frase musikal singkat.
44) Tone : nada atau not.
45) Semitone : setengah nada.
46) Monofonik : nada tunggal (single note).
47) Homofonik : terdapat nada-nada yang berpasangan.
48) Polifonik : terdapat banyak nada yang dibunyikan.
49) Resital : pertunjukkan musik yang hanya dimainkan oleh satu orang.
50) Duet : pertunjukkan musik yang dimainkan oleh dua orang.
51) Trio : pertunjukkan musik yang dimainkan oleh tiga orang.
52) Band : grup musik yang terdiri dari vocal, gitar, bass, drum, piano, dll …
53) Feel : menggunakan perasaan saat bermain musik.
54) Soul : Penjiwaan lagu/musik.
55) Walking : bermain musik dengan berputar-putar di banyak nada/akord.
56) Master (Maestro) : pakar musik, orang yang ahli dalam bermusik.
57) Explore : memainkan musik dengan improvisasi yang padat dan luas.
58) Virtuoso : pemusik yang sering memainkan musik dengan tempo cepat.
59) Slow Hand : pemusik yang sering memainkan musik dengan tempo lambat.
60) Show (Tour) : pertunjukkan musik.
61) Sustain : bunyi not yang panjang.
62) Distortion : efek sound yang menghasilkan suara yang pecah dan panjang.
63) Bass : nada-nada yang memiliki frekuensi suara yang rendah (low).
64) Middle : nada-nada yang memiliki frekuensi suara yang sedang (medium).
65) Treble : nada-nada yang memiliki frekuensi suara yang tinggi (high).
66) Tuning : men-stem (mengatur) nada-nada pada alat musik.
67) String : senar gitar dari bahan baja (senar kawat).
68) Nylon : senar gitar dari bahan nilon.
69) Ear Training : melatih telinga untuk mendengarkan musik.
70) Safe : bermain aman dalam musik.
71) Instinct : naluri (kepekaan respon) bermusik.
72) Power : energi yang diperlukan untuk memainkan musik.
73) Idealist : orang yang memainkan musik sesuai dengan teorinya.
74) Commercial : musik yang menuruti permintaan pasar (komersil).

F. ISTILAH DALAM TABULATUR
  • pull off : tempatkan jari bersamaan pada not-not yang akan dibunyikan. Petik not awal, tarik jari pertama anda(yang memetik not awal) untuk membunyikan not berikutnya
  • slide : petik not awal, geser jari pada not berikutnya (lebih rendah atau tinggi). Ada dua slide disini, pertama: tanpa memetik not berikutnya (sekali petik 2 not), kedua: dengan memetik not berikutnya (dua petik, 2 not)
  • tapping : dengan ujung jari telunjuk atau tengah ketuklah not yang ingin dibunyikan pada fretboard
  • trill : selang-seling dengan cepat antara not awal dan kedua memakai hammer on dan pull off 
  • pick slide : bunyikan not dengan memakai sisi pick, sehingga muncul suara gerit/seret(scratch) 
  • hammer on : petik not awal(pertama) / not lebih rendah dengan cara picking(memetik dengan pick) lalu bunyikan not lebih tinggi dengan jari lain dengan tanpa picking lagi
  • bend : tekan kuat jari kiri pada fretboard kemudian naikkan jari anda hingga nada yang dihasilkan menjadi naik
  • bend and release : petik, bending hingga nadanya naik 1/2 atau 1, kemudian balik lagi ke nada awalnya
  • pre bend : bending dulu hingga nadanya naik 1/2 atau 1, baru dipetik
  • pre bend and release : bending dulu hingga nadanya naik 1/2 atau 1, petik, bending lagi hingga bunyinya balik ke not awal
  • unison bend : bending dua buah not bersamaan
  • artificial harmonic : bunyikan not dengan seperti biasa, cuman pada picking tangan kanan iringi dengan sisi jempol, atau pucuk jari telunjuk, dengan volume atau tingkat efek distorsi tinggi akan menghasilkan bunyi decit harmonic
  • tremolo bar : memakai tremolo/whammy bar, turunkan not pada tablature sejauh yang ditunjukkan, lalu balikkan lagi ke not awalnya
  • palm muting : diamkan not yang bersuara dengan telapak tangan kanan(bagi left handed guitarist)/kiri(bagi right handed guitarist)
  • muffled strings : letakkan jari dengan tanpa menekan terlalu kuat pada fretboard sehingga menghasilkan sound percussive
  • vibrato : efek getar, dengan bending, getarkan senar dengan bending naik turun secara cepat, bisa dengan tangan kiri atau memakai tremolo/whammy bar
  • wide atau exaggerated vibrato : bending naik turun lebih kuat lagi dari vibrato bias
  • natural harmonic : bunyikan not dengan menyentil(menyentuh ringan) dengan jari kiri hingga berbunyi seperti lonceng "ting"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar